Selasa, 27 November 2012

7 Tempat Wisata Paling Menakutkan di Dunia


1Taman Bermain Chernobyl: Ukraina




Taman bermain biasanya kalo malam hari bisa cukup menakutkan untuk dimasuki, tapi kalo di Chernobyl, agan-agan gak mesti nunggu malam buat merasa ketakutan. Taman bermain Chernobyl terletal di kota Pripyat, Ukraina dan taman ini gak hanya menakutkan, tapi juga mematikan. Tahun 1986, Chernobyl terkena dampak radiasi nuklir hebat yang membuat semua orang di kota itu dievakuasi. Meskipun orang-orangnya sudah gak ada, radiasinya masih ada sampai saat ini.

2 Kapel Sedlec: Republik Ceko




Kapel Sedlec adalah sebuah tempat ibadah orang-orang katolik yang terletak di kota Sedlec, Ceko. Yang bikin kapel ini menakutkan adalah agan-agan bakal liat sekitar 40.000 tengkorak manusia tersebar di ruanganl ini! Yang paling menonjol adalah tempat lampu lilin besar yang terbuat dari tangan-tangan tengkorak yang berada di tengah-tengah ruangan itu. Satunya lagi adalah mantel Schwarzenbergs-seorang bangsawan- yang juga terbuat dari kumpulan tangan-tangan yang sudah berusia ratusan tahun tersebut.
Pasti sulit buat gak ngebayangin bagaimana tempat lilin dari tangan-tangan manusia itu terbuat. Motif tempat lilin itu dibuat tidak lain dan tidak bukan adalah karena keinginan si mayat ataupun keluarga mayat itu sendiri, ya serius gan. Tulang-tulang ini datang dari berbagai negara-negara di Eropa yang pada saat itu orang-orang mendengar kabar kalo kepala biara Sedlec pergi ke Jerusallem pada tahun 1278 dan membawa pulang tanah yang merupakan tanah tempat Jesus disalib. Karena begitu banyak kiriman tulang yang mau dikubur di Sedllec ini, maka dibangunlah kapel untuk menampung semua tulang belulang tersebut.







3.Hutan Aokigahara: Gunung Fuji, Jepang




Hutan Aokigahara, terletak di kaki gunung Fuji, Jepang. Merupakan hutan rimbun yang juga biasa disebut “Lautan Pohon” dan juga biasa disebut “Hutan Bunuh Diri”. Kenapa jadi disebut “Hutan Bunuh Diri”? Pada tahun 2010 dilaporkan 54 orang mati bunuh diri di hutan ini dan... gak semua tubuhnya ditemukan loh! Hi! Juga, tanah hutan ini mengandung besi yang bisa mengacaukan kompas sehingga jadi gak berfungsi. Salah satu tempat paling menakutkan di dunia? Yup, sangat pantas.

4. Pasar Jimat Akodessewa: Lomé, Togo




Sebagai pasar jimat terbesar di dunia, pasar jimat Akodessewa di Togo ini merupakan surganya para praktisi voodoo. Benda-benda seperti kepala buaya, kepala simpanse, kobra dan tulang-tulang banyak di sini. Banyak sekali malahan.
Benda-benda ini dijual beserta dengan campuran benda-benda lainnya, seperi herbal contohnya yang lalu dicampur dan dibakar dengan api. Hasil campuran itu kemudian disapukan ke badan pasien yang menderita sakit dengan harapan agar dapat menyembuhkan penyakit mereka. Pasar jimat juga diistilahkan sebagai pasar obat-obatan herbal karena fungsinya kebanyakan untuk menyembuhkan penyakit..


5. La Isla de las Muñecas: Danau Teshuilo, Meksiko




Tempat paling menakutkan di dunia berikutnya adalah La Isla de las Muñecas atau pulau boneka. Pulau ini adalah hasil kreasi aneh seorang pria yang bernama Don Julian Santana. Dia adalah seorang petapa yang tinggal di situ selama kurang lebih 50 tahun yang kemudian meninggal dunia pada tahun 2001. Dia mempunyai hobi yang bisa membuat bulu kuduk kita semua merinding, yaitu mengoleksi boneka-boneka dan menggantungnya di seluruh pulau. Ajegile!
Ini mungkin terdengar mengerikan bagi kita, tapi latar belakang dia melakukan itu cukup manis kok. Meskipun banyak versi dari cerita ini yang beredar, yang paling santer terdengar adalah Don Julian mengoleksi semua boneka itu untuk dijadikan “mainan” bagi arwah cewek kecil yang tenggelam di salah satu kanal dekat pulau itu.
Kalo agan-agan mau lihat tempat itu, datang aja ke kota Mesiko, terus ke danau Teshuilo. Maka, agan-agan bisa nemuin tuh pulau angker dengan mudah.



6. Pulau Kapal Perang: Nagasaki, Jepang



Atau nama aslinya adalah pulau Hashima. Pulau ini berukuran 60 ribu meter persegi yang merupakan reruntuhan tembok di laut dekat Nagasaki. Tahun 1950an, tempat ini merupakan mes buat para pekerja tambang. Namun pada tahun 1974, pulau ini sudah ditinggalkan oleh mereka karena tambang batubaranya ditutup.
Selalu ada cerita-cerita aneh yang mencekam dari pulau yang terisolasi, dikelilingi oleh lautan dan tak ada tempat untuk lari seperti di pulau ini. Dengan keadaannya yang seperti itu, Hashima pantas mendapat julukan sebagai salah satu tempat wisata paling menakutkan di dunia. Sejak tahun 2009, pulau ini boleh dikunjungi oleh semua orang.






7. Rumah Sakit Psikiater Gonjiam: Gyeonggi, Korea




Tempat terakhir dari tempat-tempat wisata paling menakutkan yang di duniaadalah rumah sakit Gonjian. Tempat ini persis seperti yang diceritakan di buku-buku horor yang banyak beredar saat ini. Menurut kabar yang beredar, kira-kira 10 tahu lalu, para pasien di rumah sakit ini meninggal secara tak wajar, yang akhirnya rumah sakit ini terpaksa ditutup. Bangunan ini sudah lama ditinggalkan, barang-barang di dalamnya pun dibiarkan berkarat di tempatnya tanpa ada yang membawanya.
Rumah sakit ini adalah salah satu dari tiga tempat di Korea yang terkenal sangat angker. Dua lainnya adalah rumah Youndeok, yang dikabarkan tempatnya arwah-arwah perang Korea berdiam. Yang kedua adalah taman Neulborn, dimana dulu tempat ini adalah sebuah restoran dan sampai saat ini masyarakat di sana masih sering mendengar bunyi orang-orang mencuci perabot dapur. *kabur

Senin, 26 November 2012

7 Kota Mati Terseram di Dunia

1. KOLMANSKOP (Namibia) : Dikubur dalam Pasir

Kolmanskop adalah sebuah kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah. Dalam dua tahun terciptalah sebuah kota yang megah lengkap dengan segala prasarananya seperti kasino, sekolah, rumah sakit, juga dengan bangunan tempat tinggal yang eksklusif yang berdiri di lahan yang dulunya tandus dan merupakan padang pasir.

Tetapi setelah perang dunia pertama, jual beli berlian menjadi terhenti, ini merupakan permulaan berakhirnya semuanya. Sepanjang tahun 1950 kota mulai ditinggalkan, pasir mulai meminta kembali apa yang menjadi miliknya. Papan metal yang kokoh roboh, kebunyang cantik dan jalanan yang rapi dikubur dibawah pasir, jendela dan pintu bergeretak pada setiap engselnya, kaca-kaca jendela terpecah membelalak seperti menunjukan kehancuran pada hamparan pasir yang menjulang.

Sebuah kota mati baru telah dilahirkan, sampai saat ini masih nampak sepasang banguna yang berdiri, juga terdapat bangunan seperti sebuah teater masih dalam kondisi yang sangat baik, dan sisanya, rumah-rumah tersebut hancur digerus pasir dan menjadi deretan rumah-rumah hantu yang menakutkan.

2. PRIPYAT (Ukraina): Rumah para pekerja Chernobyl
Prypiat adalah sebuah kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hamper 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement (empat merupakan bangunan yang belum sempat ditempati), kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, meubel, barang berharga, pakaian dan lain-lain semua seperti kebanyakan milik keluarga-keluarga pada umumnya.

Penduduk hanya boleh mengambil dokumen penting, buku dan pakaian yang tidak terkontaminasi oleh nuklir. Namun sejak abad 21, tidak lagi ada barang berharga yang tertinggal, bahkan tempat duduk dikamar kecilpun dibawa oleh para penjarah, banyak dari bangunan yang isinya dirampok dari tahun ke tahun. Bangunan yang tidak lagi terawat, dengan atap yang bocor, dan bagian dalam bangunan yang tergenang air di musim hujan, semakin membuat kota tersebut benar-benar menjadi kota mati. Kita bisa melihat pohon yang tumbuh di atap rumah, pohon yang tumbuh di dalam rumah.


3. SAN ZHI (Taiwan): Tempat peristirahatan yang futuristik
Disebelah Utara Taiwan, terdapat sebuah kampong yang futuristic, pada awalnya dibangun sebagai sebuah tempat peristirahatan yang mewah bagi kaum kaya. Bagaimanapun, setelah terjadi banyak kecelakaan yang fatal pada masa pembangunannya akhirnya proyek tersebut dihentikan.

Setelah mengalami kesulitan dana dan kesulitan para pekerja yang mau mengerjakan proyek tersebut akhirnya pembangunan resort tersebut benar-benar dihentikan ditengah jalan. Desas-desus kemudian bermunculan, banyak yang bilang kawasan kampung tersebut menjadi tempat tinggal para hantu, dari mereka yang sudah meninggal.4. CRACO (Italy): Kota pertengahan yang mempesona
Craco terletak didaerah Basilicata dan provinsi Matera sekitar 25 mil dari teluk Taranto. Kota pertengahan ini mempunyai area yang khas dengan dipenuhi bukit yang berombak-ombak dan hamparan pertanian gandum serta tanaman pertanian lainnya. Ditahun 1060 ketika kepemilikan lahan Craco dimiliki oleh uskup Arnaldo pimpinan keuskupan Tricarico. Hubungan yang berjalan lama dengan gereja membawa pengaruh yang banyak kepada seluruh penduduk. Di tahun 1891 populasi penduduk Craco lebih dari 2000 orang, waktu itu mereka banyak dilanda permasalahan social dan kemiskinan yang banyak membuat mereka putus asa, antara tahun 1892 dan 1922 sekitar 1300 orang pindah ke Amerika Utara. Kondisi pertanian yang buruk ditambah dengan bencana alam gempa bumi, tanah longsor serta peperangan inilah yang menyebabkan mereka bermigrasi massal.

Antara tahun 1959 dan 1972 Craco kembali diguncang gempa dan tanah longsor. Di tahun 1963 sisa penduduk sekitar 1300 orang akhirnya dipindahkan ke suatu lembah dekat Craco Peschiera, dan sampai sekarang Craco yang asli masih tertinggal dalam keadaan hancur dan menyisakan kebusukan sisa-sisa peninggalan penduduknya.5. ORADOUR-SUR-GLANCE (France): the horror of WWII
Perkampungan kecil Oradour Sul Glane di Perancis menunjukan sebuah kondisi keadaan yang sangat mengerikan. Selama perang dunia ke II, 642 penduduk dibantai oleh tentara Jerman sebagai bentuk pembalasan atas terhadap perlakuan Perancis waktu itu. Jerman yang waktu itu sebenarnya berniat menyerang daerah di dekat Oradour Sul Glane tapi akhirnya mereka menyerang perkampungan kecil tersebut pada tanggal 10 Juni 1944.

menurut kesaksian orang-orang yang selamat, penduduk laki-laki dimasukan kedalam sebuah gudang dan tentara jerman menembaki kaki mereka sehingga akhirnya mereka mati secara pelan-pelan. Wanita dan anak-anak yang dimasukan ke dalam gereja, akhirnya semua mati tertembak ketika mereka berusaha keluar dari dalam gereja. Kampung tersebut benar-benar dihancurkan tentara Jerman waktu itu. Dan sampai saat ini reruntuhan kampung tersebut masih berdiri dan menjadi saksi betapa kejamnya peristiwa yang terjadi saat itu.6. GUNKANJIMA (Japan): the forbidden islandPulau ini adalah salah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Nagasaki Daerah Administratsi Jepang, sekitar 15 kilometer dari Nagasaki. Pulau ini juga dikenal sebagai “Gunkan Jima” atau pulau kapal perang. Pada tahun 1890 ketika suatu perusahaan (Mitsubishi) membeli pulau tersebut dan memulai proyek untuk mendapatkan batubara dari dasar laut di sekitar pulau tersebut. Di tahun 1916 mereka membangun beton besar yang pertama di pulau tersebut, sebuah blok apartemen dibangun untuk para pekerja dan juga berfungsi untuk melindungi mereka dari angin topan.

Pada tahun 1959, populasi penduduk pulau tersebut membengkak, kepadatan penduduk waktu itu mencapai 835 orang per hektar untuk keseluruhan pulau (1.391 per hektar untuk daerah pusat pemukiman), sebuah populasi penduduk terpadat yang pernah terjadi di seluruh dunia.
Ketika minyak tanah menggantikan batubara tahun 1960, tambang batu bara mulai ditutup, tidak terkecuali di Gunkan Jima, di tahun 1974 Mitsubishi secara resmi mengumumkan penutupan tambang tersebut, dan akhirnya mengosongkan pulau tersebut. Pada tahun 2003 pulau ini dimbil sebagai setting film “Battle Royal II” dan mengilhami sebuah game popular “Killer7”.



7. FAMAGUSTA (Cyprus): once a top tourist destination, now a ghost town
Varosha adalah sebuah daerah yang tidak diakui oleh republic Cyprus Utara. Sebelum tahun 1974 Turki menginvasi Cyprus, daerah ini merupakan daerah wisata modern di kota Famagusta. Pada tiga dekade terakhir, kota ini ditinggalkan dan menjadi kota mati. Di tahun 1970-an, kota ini menjadi kota tujuan wisata utama di Cyprus. Untuk memberikan pelayanan yang memuaskan kepada para wisatawan, kota ini membangun berbagai bangunan mewah dan hotel.



Ketika tentara Turki menguasai daerah tersebut, mereka menjaga dan memagari daerah tersebut, tidak boleh ada yang keluar masuk kota tersebut tanpa seijin dari tentara Turki dan tentara PBB. Rencana untuk kembali mengembalikan Varosha ke tangan kendali Yunani, namun rencana tersebut tidak pernah terwujud. Hampir selama 34 tahun kota tersebut dibiarkan dan tidak ada perbaikan. Perlahan bangunan-bangunan tersebut hancur, metal mulai berkarat, jedela pecah, dan akar-akar tumbuhan menembus dinding dan trotoar. Kura-kura bersarang di pantai yang ditinggalkan. Di tahun 2010 Pemerintahan Turki bermaksud untuk membuka kembali Varosha untuk para turis dan kota kembali bisa didiami dan akan menjadi salah satu kota yang paling berpengaruh di uatara pulau.